Setelah Bekam Tidak Boleh Berhubungan Badan

Mitos yang beredar seringkali membuat banyak orang bingung dan takut untuk mencoba sesuatu yang sebenarnya aman. Salah satu mitos yang seringkali ditemui adalah bahwa setelah melakukan bekam, seseorang tidak boleh berhubungan badan. Namun, apakah benar demikian? Dalam artikel blog ini, kita akan membahas secara mendalam tentang mitos ini dan mencari tahu kebenarannya secara ilmiah.

Apa itu bekam?

Bekam adalah metode pengobatan tradisional yang telah digunakan sejak ribuan tahun yang lalu. Metode ini melibatkan pemasangan gelas berisi vakum pada permukaan kulit untuk menghasilkan efek pemijatan dan perangsangan darah. Bekam diklaim memiliki banyak manfaat untuk kesehatan, seperti mengurangi nyeri, meningkatkan sirkulasi darah, dan meredakan stres.

Bekam sendiri memiliki beberapa jenis, seperti bekam kering dan bekam basah. Bekam kering dilakukan dengan menggunakan gelas vakum yang ditempatkan pada kulit yang kering, sedangkan bekam basah melibatkan penggunaan jarum untuk mengeluarkan sedikit darah sebelum gelas vakum ditempatkan pada kulit. Metode bekam yang digunakan dapat bervariasi tergantung pada tujuan pengobatan dan preferensi pasien.

Manfaat Bekam

Bekam telah diketahui memiliki berbagai manfaat kesehatan. Berikut adalah beberapa manfaat yang dikaitkan dengan bekam:

1. Meringankan nyeri

Bekam dapat membantu meredakan nyeri pada berbagai kondisi, seperti nyeri otot, nyeri punggung, dan nyeri sendi. Metode ini bekerja dengan meningkatkan sirkulasi darah ke area yang dikenai, sehingga membantu mengurangi peradangan dan mempercepat proses penyembuhan.

2. Meningkatkan sirkulasi darah

Pemasangan gelas vakum pada permukaan kulit melalui bekam dapat memperbaiki sirkulasi darah di area tersebut. Hal ini dapat membantu meningkatkan pasokan oksigen dan nutrisi ke sel-sel tubuh, serta mempercepat proses regenerasi jaringan.

3. Meredakan stres dan meningkatkan relaksasi

Bekam juga diklaim dapat membantu meredakan stres dan meningkatkan relaksasi. Selama proses bekam, pijatan lembut yang dihasilkan oleh vakum dapat memberikan efek relaksasi pada tubuh, sehingga membantu mengurangi ketegangan dan meningkatkan perasaan nyaman.

4. Meningkatkan sistem kekebalan tubuh

Beberapa penelitian menunjukkan bahwa bekam dapat meningkatkan aktivitas sistem kekebalan tubuh. Dengan meningkatkan sirkulasi darah dan merangsang produksi sel darah putih, bekam dapat membantu tubuh melawan infeksi dan penyakit.

5. Membantu mengatasi gangguan pernapasan

Bekam juga telah digunakan dalam pengobatan tradisional untuk membantu mengatasi gangguan pernapasan, seperti asma dan bronkitis. Metode bekam ini diklaim dapat membantu memperbaiki aliran udara ke paru-paru dan meredakan gejala yang terkait dengan gangguan pernapasan.

Mitos tentang tidak boleh berhubungan badan setelah bekam

Ada kepercayaan yang beredar bahwa setelah melakukan bekam, seseorang harus menjaga jarak dari aktivitas seksual. Beberapa alasan yang diberikan adalah bahwa bekam dapat membuat tubuh lemah atau menyebabkan perdarahan jika berhubungan badan. Namun, apakah ada dasar ilmiah yang mendukung klaim ini?

Bekam dan Kekuatan Tubuh

Salah satu alasan yang sering dikaitkan dengan larangan berhubungan badan setelah bekam adalah kekhawatiran bahwa bekam dapat membuat tubuh lemah. Namun, klaim ini tidak didukung oleh bukti ilmiah yang kuat.

Sebagai metode pengobatan, bekam sebenarnya dapat memberikan efek yang bermanfaat bagi tubuh. Melalui peningkatan sirkulasi darah dan pijatan lembut yang dihasilkan, bekam dapat membantu mengurangi kekakuan otot, meredakan nyeri, dan mempercepat proses pemulihan. Jadi, tidak ada alasan untuk meyakini bahwa bekam dapat membuat tubuh menjadi lemah.

Bekam dan Perdarahan

Beberapa orang khawatir bahwa bekam dapat menyebabkan perdarahan jika berhubungan badan. Namun, perdarahan yang terjadi setelah bekam umumnya terjadi pada permukaan kulit dan bukan di dalam tubuh. Selama bekam dilakukan dengan metode yang benar dan steril, risiko perdarahan yang signifikan sangatlah rendah.

Jika Anda khawatir tentang kemungkinan perdarahan, penting untuk berkonsultasi dengan ahli bekam sebelum melakukan bekam. Ahli bekam dapat memberikan informasi yang akurat tentang risiko dan memberikan saran terbaik sesuai dengan kondisi Anda.

Apa yang seharusnya dilakukan setelah bekam?

Setelah melakukan bekam, sangat penting untuk menjaga area bekam tetap bersih dan steril. Membersihkan area bekam dengan air hangat dan sabun lembut dapat membantu mencegah infeksi. Selain itu, menghindari aktivitas yang dapat menyebabkan terjadinya trauma pada area bekam, seperti olahraga yang berat, juga disarankan.

Perawatan Setelah Bekam

Setelah melakukan bekam, Anda perlu menjaga kebersihan dan merawat area bekam dengan baik. Berikut adalah beberapa langkah yang dapat Anda lakukan:

1. Membersihkan area bekam

Setelah bekam, pastikan Anda membersihkan area bekam dengan air hangat dan sabun lembut. Hindari penggunaan bahan kimia yang keras atau scrub yang kasar, karena dapat menyebabkan iritasi pada kulit yang sensitif setelah bekam.

2. Menghindari air yang terlalu panas

Setelah bekam, hindari mandi dengan air yang terlalu panas atau sauna, karena dapat menyebabkan iritasi pada kulit yang sensitif. Mandi dengan air hangat yang nyaman dan perlahan-lahan keringkan area bekam setelahnya.

3. Menghindari aktivitas yang berat

Setelah bekam, hindari aktivitas yang berat atau olahraga yang intensif yang dapat menyebabkan trauma pada area bekam. Berikan waktu bagi tubuh Anda untuk pulih dan hindari tekanan berlebih pada area bekam.

4. Tetap menjaga kebersihan dan sterilisasi

Pastikan Anda menjaga kebersihan dan sterilisasi area bekam setelah melakukan bekam. Gunakan pakaian yang bersih dan hindari kontak langsung dengan benda-benda yang tidak bersih atau berpotensi mengiritasi kulit.

Pentingnya berkonsultasi dengan ahli bekam

Jika Anda memiliki kekhawatiran atau pertanyaan lebih lanjut tentang bekam, sangat disarankan untuk berkonsultasi dengan ahli bekam. Ahli bekam dapat memberikan informasi yang akurat dan membantu menghilangkan keraguan yang Anda miliki.

Manfaat Berkonsultasi dengan Ahli Bekam

Berkonsultasi dengan ahli bekam sebelum melakukan bekam memiliki banyak manfaat. Berikut adalah beberapa manfaat berkonsultasi dengan ahli bekam:

1. Penilaian dan diagnosis yang akurat

Seorang ahli bekam dapat melakukan penilaian dan diagnosis yang akurat terkait kondisi kesehatan Anda. Mereka dapat menentukan apakah bekam merupakan metode pengobatan yang cocok untuk Anda, serta memberikan saran terbaik mengenai teknik dan frekuensi bekam yang sesuai dengan kebutuhan Anda.

2. Pengetahuan yang mendalam tentang bekam

Seorang ahli bekam memiliki pengetahuan yang mendalam tentang metode ini. Mereka memahami prinsip-prinsip bekam, jenis-jenisnya, serta risiko dan manfaat yang terkait dengan penggunaannya. Dengan berkonsultasi dengan ahli bekam, Anda dapat memperoleh informasi yang akurat dan terpercaya mengenai bekam.

3. Rekomendasi perawatan yang tepat

Setiap individu memiliki kebutuhan yang berbeda-beda dalam penggunaan bekam. Seorang ahli bekam dapat memberikan rekomendasi perawatan yang tepat berdasarkan kondisi kesehatan dan tujuan pengobatan Anda. Mereka dapat menyesuaikan teknik bekam, jumlah sesi, dan interval waktu antara sesi bekam sesuai dengan kebutuhan Anda.

4. Pengawasan dan pemantauan

Seorang ahli bekam dapat memberikan pengawasan dan pemantauan yang tepat selama proses bekam. Mereka dapat memastikan bahwa bekam dilakukan dengan metode yang benar dan steril, serta mengidentifikasi adanya reaksi atau masalah yang mungkin terjadi. Dengan adanya pengawasan dan pemantauan yang baik, Anda dapat menjalani bekam dengan aman dan efektif.

5. Edukasi dan pemahaman yang lebih baik

Berkonsultasi dengan ahli bekam juga memberikan kesempatan bagi Anda untuk mendapatkan edukasi dan pemahaman yang lebih baik tentang bekam. Ahli bekam dapat menjelaskan secara rinci tentang prinsip-prinsip bekam, manfaatnya, serta cara menjaga kebersihan dan perawatan setelah bekam. Hal ini akan membantu Anda dalam mengambil keputusan yang tepat dan menjalani bekam dengan lebih percaya diri.

Kesimpulan

Mitos bahwa setelah melakukan bekam seseorang tidak boleh berhubungan badan ternyata tidak memiliki dasar ilmiah yang kuat. Bekam adalah metode pengobatan yang aman dan memiliki manfaat kesehatan yang terbukti. Bekam dapat membantu meredakan nyeri, meningkatkan sirkulasi darah, meredakan stres, dan memiliki berbagai manfaat lainnya.

Namun, tetaplah menjaga kebersihan dan sterilisasi area bekam serta berkonsultasilah dengan ahli bekam untuk memastikan bahwa Anda mendapatkan perawatan yang tepat dan aman. Ahli bekam dapat memberikan informasi yang akurat, mengenali kondisi kesehatan Anda, dan memberikan saran yang sesuai dengan kebutuhan Anda.

Sebelum mencoba bekam, pastikan untuk melakukan penelitian lanjutan dan mencari informasi tambahan. Setiap individu memiliki kondisi kesehatan yang unik, oleh karena itu, berkonsultasilah dengan ahli bekam atau profesional kesehatan sebelum mencoba metode pengobatan tertentu.

Disclaimer: Artikel ini hanya bertujuan untuk memberikan informasi. Kami tidak bertanggung jawab atas penggunaan informasi ini tanpa konsultasi atau pengawasan dari profesional kesehatan yang berkualitas.

Referensi:

1. “Bekam: Pengertian, Manfaat, dan Cara Melakukannya” – Alodokter

2. “Mitos Bekam: Setelah Bekam Tidak Boleh Hubungan Intim” – Bekam ID

Sumber Gambar:

1. Gambar bekam oleh jcomp – www.freepik.com

Penulis: Nama Penulis

Tanggal: DD/MM/YYYY

Disclaimer: Artikel ini hanya bertujuan untuk memberikan informasi. Kami tidak bertanggung jawab atas penggunaan informasi ini tanpa konsultasi atau pengawasan dari profesional kesehatan yang berkualitas.

Leave a Comment